rajaview
PN Jaksel Sidangkan Kasus Ahok Karena Beli Tanah Milik Pemprov DKI (Milik Sendiri)

PN Jaksel Sidangkan Kasus Ahok Karena Beli Tanah Milik Pemprov DKI (Milik Sendiri)

1 Des 2020
211x

 

Belum berakhir kepada putusan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (30/11), kembali menggelar sidang gugatan praperadilan penghentian penyidikan secara materil dan tidak sahnya dalam perkara pembelian lahan Cengkareng oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan agenda pembacaan permohonan.

Sidang tersebut dihadiri kedua belah pihak, yakni pemohon dari Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) dan para termohon, yakni Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI.

Sidang dengan nomor perkara nomor perkara 128/Pid.Pra/2020/Pn.Jaksel itu dipimpin oleh hakim tunggal, yaitu Yusdhi. Sedangkan materi permohonan dibacakan oleh Kurniawan Adi Nugroho selaku kuasa hukum MAKI dan Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI).

Materi permohonan yang dibacakan, terdapat 16 poin, salah satunya adalah, hingga permohonan praperadilan aquo diajukan ke PN Jaksel, termohon II (Bareksrim Polri) tidak menetapkan tersangka dan termohon III (Kejati DKI) tidak segera mengajukan berkas perkara untuk dilakukan penuntutan ke Pengadilan Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Dengan berlarut-larutnya penetapan atas perkara pokok korupsi pembelian tanah Cengkareng, sudah seharusnya diambil alih oleh termohon IV, yakni KPK. Namun, hal yang sama juga tidak dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman, menambahkan, sidang kembali dilanjutkan pada Selasa (1/12), dengan agenda mendengarkan jawaban dari para termohon. Gugatan praperadilan tersebut diajukan oleh MAKI ke PN Jaksel pada 13 Oktober 2020.

Sidang pembacaan permohonan sempat ditunda sebanyak dua kali, yakni pada 3 November dan 16 November 2020, karena termohon dari Bareskrim Polri tidak hadir. Boyamin menyebutkan, pihaknya mengajukan gugatan praperadilanmangkraknya kasus penyidikan perkara pembelian lahan di Cengkareng, Jakbar untuk rumah susun (rusun) oleh Pemprov DKI Jakarta yang ditangani Bareskrim Polri.

Kasus tersebut telah bergulir sejak 2015, yakni pembelian lahan seluas 46 hektare dengan dana sebesar Rp 668 miliar lebih pada masa Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Lahan yang dibeli oleh Dinas Perumahan dan Gedung Perkantoran Provinsi DKI Jakarta dengan dana bersumber dari APBD DKI tersebut diduga kuat telah terjadi tindak pidana korupsi. "Ternyata tanah yang dibelanjakan sudah milik Pemprov DKI, sudah jadi aset. Jadi, sama dengan membeli barangnya sendiri," kata Boyamin.

Dugaan korupsi ini diperkuat dengan hasil klarifikasi yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan bahwa pembayaran yang dilakukan oleh Pemprov DKI kepada orang yang mengaku pemilih lahan bersertifikat adalah salah.

Selain itu, PN Jakbar memutuskan pelapor yang mengaku memiliki sertifikat atas lahan yang dibeli, tidak berhak menerima pembayaran karena tanah tersebut sudah menjadi milik negara. "Diduga sertifikat yang dimilikinya asli tapi palsu," kata Boyamin.

Berdasarkan temuan tersebut, Bareskrim Polri menelusuri perkara tersebut dan pada 2015 penyidikan telah dilakukan dan beberapa pihak telah diperiksa termasuk Gubernur Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat.

Hingga 2018 perkara tersebut dilimpahkan oleh Bareskrim ke Polda Metro Jaya. Menurut Boyamin, hingga kini, MAKI menilai tidak ada pergerakan apa-apa yang dilakukan penyidik kepolisian.

"Nah di Polda Metro jaya tidak ada pergerakan apa-apa, padahal di Bareskrim sudah ada, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Agung. Atas mangkraknya perkara inilah makanya MAKI menggugat," kata Boyamin.

Baca Juga:
Aloysius Hartono: Sebagai Umat Katolik, Saya Menangis Habib Rizieq Dipenjarakan

Aloysius Hartono: Sebagai Umat Katolik, Saya Menangis Habib Rizieq Dipenjarakan

Politik      

8 Jan 2021 | 180


Kasus penangkapan Habib Rizieq Shihab dan pembubaran Ormas FPI memang sangat berbau politis, tidak perlu melihat apa agamamu tapi cukup berpikir rasional saja pasti kita bisa melihat hal ...

Kebiasaan-Kebiasaan Yang dapat Memicu Terkena Penyakit Kanker

Kebiasaan-Kebiasaan Yang dapat Memicu Terkena Penyakit Kanker

Tips      

15 Jun 2020 | 234


Penyakit kanker adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini, dan salah satunya adalah gaya hidup yang tidak baik. Kali ...

Happy Car Rental Sewa mobil Murah Dan Terpercaya di Cirebon

Happy Car Rental Sewa mobil Murah Dan Terpercaya di Cirebon

Wisata      

14 Jun 2019 | 646


Liburan menyenangkan dan irit adalah suatu hal yang diinginkan semua orang. Mungkin bagi beberapa orang lebih irit jika liburan berkeliling dengan transportasi umum, misalnya bis. Persepsi ...

Basuki Setianugroho Penipu

Basuki Setianugroho Penipu

Gadget      

21 Des 2020 | 119


...

Selain Hemat Inilah Keuntungan Berbelanja Secara Online

Selain Hemat Inilah Keuntungan Berbelanja Secara Online

Tips      

27 Feb 2021 | 100


Kemajuan teknologi yang diikuti dengan berkembangnya dunia digital secara pesat, membuat Anda bisa memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga secara praktis, cepat dan mudah. Hanya dengan ...

Desain Motif ‘Bohemian’ Pada Hijab Printing, Seperti Apa Ya?

Desain Motif ‘Bohemian’ Pada Hijab Printing, Seperti Apa Ya?

     

8 Feb 2020 | 187


Dalam hijab printing, kini ada berbagai macam motif atau desain yang bisa kita temukan. Motif tersebut sangatlah cantik dengan beragam bentuk dan warna sehingga memudahkan hijabers untuk ...

Copyright © PondokPromosi.com 2018 - All rights reserved