hijab
PN Jaksel Sidangkan Kasus Ahok Karena Beli Tanah Milik Pemprov DKI (Milik Sendiri)

PN Jaksel Sidangkan Kasus Ahok Karena Beli Tanah Milik Pemprov DKI (Milik Sendiri)

1 Des 2020
432x

 

Belum berakhir kepada putusan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (30/11), kembali menggelar sidang gugatan praperadilan penghentian penyidikan secara materil dan tidak sahnya dalam perkara pembelian lahan Cengkareng oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan agenda pembacaan permohonan.

Sidang tersebut dihadiri kedua belah pihak, yakni pemohon dari Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) dan para termohon, yakni Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI.

Sidang dengan nomor perkara nomor perkara 128/Pid.Pra/2020/Pn.Jaksel itu dipimpin oleh hakim tunggal, yaitu Yusdhi. Sedangkan materi permohonan dibacakan oleh Kurniawan Adi Nugroho selaku kuasa hukum MAKI dan Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI).

Materi permohonan yang dibacakan, terdapat 16 poin, salah satunya adalah, hingga permohonan praperadilan aquo diajukan ke PN Jaksel, termohon II (Bareksrim Polri) tidak menetapkan tersangka dan termohon III (Kejati DKI) tidak segera mengajukan berkas perkara untuk dilakukan penuntutan ke Pengadilan Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Dengan berlarut-larutnya penetapan atas perkara pokok korupsi pembelian tanah Cengkareng, sudah seharusnya diambil alih oleh termohon IV, yakni KPK. Namun, hal yang sama juga tidak dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman, menambahkan, sidang kembali dilanjutkan pada Selasa (1/12), dengan agenda mendengarkan jawaban dari para termohon. Gugatan praperadilan tersebut diajukan oleh MAKI ke PN Jaksel pada 13 Oktober 2020.

Sidang pembacaan permohonan sempat ditunda sebanyak dua kali, yakni pada 3 November dan 16 November 2020, karena termohon dari Bareskrim Polri tidak hadir. Boyamin menyebutkan, pihaknya mengajukan gugatan praperadilanmangkraknya kasus penyidikan perkara pembelian lahan di Cengkareng, Jakbar untuk rumah susun (rusun) oleh Pemprov DKI Jakarta yang ditangani Bareskrim Polri.

Kasus tersebut telah bergulir sejak 2015, yakni pembelian lahan seluas 46 hektare dengan dana sebesar Rp 668 miliar lebih pada masa Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Lahan yang dibeli oleh Dinas Perumahan dan Gedung Perkantoran Provinsi DKI Jakarta dengan dana bersumber dari APBD DKI tersebut diduga kuat telah terjadi tindak pidana korupsi. "Ternyata tanah yang dibelanjakan sudah milik Pemprov DKI, sudah jadi aset. Jadi, sama dengan membeli barangnya sendiri," kata Boyamin.

Dugaan korupsi ini diperkuat dengan hasil klarifikasi yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan bahwa pembayaran yang dilakukan oleh Pemprov DKI kepada orang yang mengaku pemilih lahan bersertifikat adalah salah.

Selain itu, PN Jakbar memutuskan pelapor yang mengaku memiliki sertifikat atas lahan yang dibeli, tidak berhak menerima pembayaran karena tanah tersebut sudah menjadi milik negara. "Diduga sertifikat yang dimilikinya asli tapi palsu," kata Boyamin.

Berdasarkan temuan tersebut, Bareskrim Polri menelusuri perkara tersebut dan pada 2015 penyidikan telah dilakukan dan beberapa pihak telah diperiksa termasuk Gubernur Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat.

Hingga 2018 perkara tersebut dilimpahkan oleh Bareskrim ke Polda Metro Jaya. Menurut Boyamin, hingga kini, MAKI menilai tidak ada pergerakan apa-apa yang dilakukan penyidik kepolisian.

"Nah di Polda Metro jaya tidak ada pergerakan apa-apa, padahal di Bareskrim sudah ada, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Agung. Atas mangkraknya perkara inilah makanya MAKI menggugat," kata Boyamin.

Baca Juga:
Cloud Storage IndiHome Media Penyimpanan Data Digital Terbaik di Indonesia

Cloud Storage IndiHome Media Penyimpanan Data Digital Terbaik di Indonesia

Tips      

6 Des 2021 | 140


Mungkin sebagian orang ada yang belum mengetahui apa itu Cloud Storage. Pengertian Cloud Storage adalah sautu layanan penyimpanan file di internet dimana file yang disimpan dapat dikelola ...

Manfaat dan Jenis Cat Dasar Tembok Untuk Hunian

Manfaat dan Jenis Cat Dasar Tembok Untuk Hunian

Tips      

2 Agu 2022 | 56


Mungkin Anda pernah mendengar Cat Dasar Tembok. Dan apakah memang perlu ketika ingin mengecat harus menggunakan cat dasar tembok? Cat dasar tembok adalah cat yang diaplikasikan sebelum ...

Kata-Kata Sindiran Untuk Kamu yang Memiliki Pacar yang Cuek

Kata-Kata Sindiran Untuk Kamu yang Memiliki Pacar yang Cuek

Tips      

23 Agu 2021 | 589


Mempunyai pacar yang cuek seringkali membuat kamu merasa kesal. Sikap yang tidak terlalu acuh dengan keadaan membuat hubungan menjadi kurang harmonis. Nah dengan kata-kata sindiran bisa ...

HP Terbaik 2020 Dari Berbagai Merk Ternama

HP Terbaik 2020 Dari Berbagai Merk Ternama

Gadget      

21 Sep 2020 | 506


Pasar gadget Indonesia selalu dibanjiri oleh ponsel-ponsel android keluaran terbaru dari berbagai merk ternama. Itu sebabnya, mengapa persaingan pasar gadget di tanah air begitu ...

5 Tips Memilih Busana Muslim Dan Hijab Terbaru

5 Tips Memilih Busana Muslim Dan Hijab Terbaru

Fashion      

22 Maret 2019 | 987


 5 Tips Memilih Busana Muslimah dan Hijab Terbaru - Busana muslim, gamis dan baju hijab modern kita sedang trend di Indonesia. Banyak orang yang ingin memilikinya, bahkan ...

Alasan Bisnis Offline Perlu Beralih Ke Bisnis Online

Alasan Bisnis Offline Perlu Beralih Ke Bisnis Online

Bisnis      

5 Feb 2020 | 789


Alasan Bisnis Offline Perlu Beralih Ke Bisnis Online - Bisnis online kini sudh mulai menjamur dimana-mana. Hampir semua perusahaan memiliki website untuk bertransaksi dengan pelanggan ...

Copyright © PondokPromosi.com 2018 - All rights reserved